Sabtu, 15 Januari 2011

damailah dalam tidur panjangmu


seketika bening itu meluruh
tergenang meluap mengisi dada yang kalap
namamu masih terpatri dalam hati
sesakkan diri dalam rindu mati

Tuhan..
selubungilah dia dengan bahagia
agar ku rasa lega dan turut tertawa
ikhlaskan dirinya kembali pada semesta
biarlah  aku yang tanggung nestapa

damailah dalam tidur panjangmu,kasih
kubawa kenangan itu sampai akhir
jejakmu meski tlah tertiup angin 
masih mewangi merangkul sukma

kau tetap matahariku
selamanya
ya 
selamanya !

4 komentar:

Abbur Boedoet mengatakan...

Adakalanya dimana seseorang mengikatkan dirinya pada sesuatu hingga begitu kuatnya bahkan yg untuk melepasnya dibutuhkan sebilah pisau,namun pada saat yg sama seseorang yg justru tidak mempunyai keinginan untuk terikat,bahkan sama sekali tidak tahu untuk tujuan apa orang itu hingga begitu terikat pada sesuatu..Salam hangat mba' Dewi.. hihihiiii

dewi_petir mengatakan...

abuur....memang sering seperti itu, mungkin hanya galau yang berbicara...hihihiii

Abbur Boedoet mengatakan...

Ok..Bitjaralah dengan apa adanja Tjinta apabila melalui seseorang,manusia terdapat sedikit tjintakasih dan kebadjikan sedikit terang dan kenjataan jang datang di kehidupan dengan demikian kehidupan manusia akan terasa lebih berarti,pertjaja Sang Maharadja bahwa Tjahaja dan Tjintakasihmu memang tiada berachir,bertarung dan berdjoang hingga saat jang terachir..metbersantai mba' Dewi yang caem ..Cxixixiii

dewi_petir mengatakan...

abuur...makasih yaaa, buatku tersenyum :)

Posting Komentar

About this blog