aku tergetar
dalam rindu yang menggelepar
dan selalu saja terkapar
di bawah bayanganmu yang terus memutar
aku rindu
meski kau membisu
aku kan selalu menunggu
dalam penyelaman hati yang gagu
ingatkah
dulu kau kata aku kan bosan
sambangimu dalam tempayan
dan lihatlah kunang terheran
kernyit kening tarik rembulan
dalam gaduh kucari bayangmu
dalam tiap jengkal tubuh yang membiru
memamah rontokan daun perdu
dan melihat disebalik dada ada namamu

0 komentar:
Posting Komentar