Rabu, 02 Maret 2011

Ular Beludak

kau lebih licik dari ular beludak !
lemparkan fitnah seolah aku haram jaddah
sudah lupakah kehormatan yang kau tanggal
dengan jiwaku sebagai tumbal 

tertawalah sayang
jadikan bodohku sebagai simbol kejantananmu
biarkan sahaja kuperam mimpi
hingga ajal menyeretku pergi

dan jiwa yang dungu ini
masih saja mencintaimu
atas segala yang kau coreng di mukaku
ampuni aku tuhan

0 komentar:

Posting Komentar

About this blog