tuturmu meradang
kala membolak balik aksara
pun dedaun rebah ke tanah
kala hujan menerpa bumi
usah bibir uraikan berhelai jumawa
kain kusam sadar diri tak berpunya
rongga dada biar mengembang sendirinya
tak perlu lakon kau tancap dimuka
tak perlu !
ganesha pun tunduk kala hisap ilmu dari mangkuknya
di engkau yang nyalakan sekam dalam api nirwana
tak perlu cahaya kau sebar dia akan bias dengan sinarnya
tetesi satu bercak dalam suci lenggam jumput padi
sungguh sayang

2 komentar:
berkunjung sambil membawa kagum...^_^
bolehkah kagummu ku genggam, Andri...^_^
Posting Komentar