Rabu, 02 Maret 2011

cemburu yang tak pernah kau ucap

untuk apa kau meradang
jika cemburumu tak pernah kau dendang
untuk apa kau angkat parang
hanya bermodalkan bisu kenang

bukan hanya kau yang perih !

aku pun pedih lihat kau  merintih
dalam beku mu yang kian memutih
sejauh engkau berlari sejauh itu pula ku ikuti
kerna darahku tak lagi gelegak oleh basa basi

oh, kanda
tidaklah aku cemburu
oleh berjuta bidadari yang jeratmu peram
berselendang untaian permata di lautan garam
cintaku tak berbatas kepemilikan sahaja

bisakah kita
di titik ini saling maafkan diri
lupakan khilafnya lelakon sangkuni
singkirkan dendam kalungkan damai
dimana teduhnya hati wadahi hari

0 komentar:

Posting Komentar

About this blog