Senin, 04 April 2011

padamu

ku serahkan kau pada semesta 
dimana kau terlahir kala itu
ku kemas rapat hati tuk gamit luka 
berharap tawa kan terlukis kembali

pada angin kulihat secercah senyummu
pada hujan kulongok masih berupa riuhmu
pada tanah yang kuinjak kuraba hadirmu mengabu
pada mendung yang menggulung ku cari arti hadirmu dulu

kutunaikan janji pada matahari
kibaskan derai perih yang mengerak dalam nadi
dan entah dimasa nanti
bilakah aku tak mengingatmu kembali

dalam tiap bait doa masih namamu 
yang bersandar memeluk hatiku
dalam tiap tarikan nafas
masih saja namamu yang mengalun

ikhlaskan aku, Tuhan

0 komentar:

Posting Komentar

About this blog