biar semua mantra menjadi mentah
biar tajamnya tutur menyadap getah
kubiarkan kau meledak oleh amarah
namun jangan kau tahan lajunya tumit
jika aku berlalu tanpa berkernyit
semata hindari penyakit
usah kau kuntit
kunikmati pawai keheningan
rasuki diri mengayunkan sepi
di belahan dada sang malam
ku sibak kasih sayang bunda
lingkupi semesta
dengan ikhlasnya

1 komentar:
apa kabar :)
Posting Komentar